Hati Yang Sempurna
Pada
suatu hari, seorang pemuda berdiri di tengah kota dan menyatakan bahwa dialah pemilik hati yang terindah di
kota itu. Banyak orang kemudian berkumpul
dan mereka semua mengagumi hati pemuda itu, karena memang benar-benar sempurna. Tidak ada satu cacat
atau goresan sedikitpun di hati
pemuda itu. Pemuda itu sangat bangga dan mulai menyombongkan hatinya yang indah. Tiba-tiba, seorang lelaki tua menyeruak
dari kerumunan, tampil ke depan dan
berkata "Mengapa hatimu masih belum seindah hatiku ?".
Kerumunan
orang-orang dan pemuda itu melihat pada hati pak tua itu. Hati pak tua itu berdegup dengan kuatnya, namun
penuh dengan bekas luka, dimana
ada bekas potongan hati yang diambil dan ada potongan yang lain ditempatkan di situ; namun tidak benar-benar
pas dan ada sisi-sisi potongan
yang tidak rata. Bahkan, ada bagian-bagian yang berlubang karena dicungkil dan tidak ditutup kembali.
Orang-orang itu tercengang dan
berpikir, bagaimana mungkin pak tua itu mengatakan bahwa hatinya lebih indah ?
